โKatakanlah: โHai orang-orang kafir; Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah; Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah; Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah; dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah; Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamakuโ.โ
_(QS al-Kafiruun [109] : 01-06)_
*ASBABUN-NUZUL AL-QURโAN SURAT AL-KAFIRUN*
Ibnu Ishaq meriwayatkan dengan sanadnya, dia berkata, โSelagi Rosulullah ๏ทบ sedang thowaf di Kaโbah, beliau berpapasan dengan al-Aswad ibn al-Muththolib ibn Asad ibn Abdul-Uzza dan al-Walid ibn al-Mughiroh ibn Kholaf dan al-Ash ibn Waโil as-Sahmi, yang mereka ini adalah para tetua kaumnya.
Mereka berkata, โWahai Muhammad, kesinilah ! Kami mau menyembah apa yang engkau sembah dan engkau juga harus menyembah apa yang kami sembah, sehingga kita bisa saling bersekutu dalam masalah ini. Jika apa yang engkau sembah ternyata lebih baik dari apa yang kami sembah, maka kami boleh melepas apa yang seharusnya menjadi bagian kami, dan jika apa yang kami sembah ternyata lebih baik dari apa yang engkau sembah, maka engkau harus melepas bagianmu.โ Lalu Allah menurunkan surat al-Kafirun.โ
ุงูุณูู ุฅูุดูุงุฑูุฉ ISIM ISYARAH (Kata Tunjuk) Untuk lebih memahami penggunaan Mudzakkar dan Muannats, serta Mufrad, Mutsanna dan Jamak dalam ...
ู ูููุฑูุฏ - ู ูุซููููู - ุฌูู ูุน MUFRAD (Tunggal) - MUTSANNA (Dual) - JAMAK Dari segi bilangannya, bentuk-bentuk Isim dibagi tiga: 1) ISIM M...
0 comments:
Posting Komentar