Perbuatan Dosa, Menggelisahkan Jiwa.
โTinggalkanlah yang meragukanmu dan beralihlah pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa.โ (HR. Tirmidzi no. 2518 dan Ahmad 1/200, shahih)
Dalam hadits lainnya, dari Nawas bin Samโan, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam bersabda, โKebaikan adalah dengan berakhlak yang mulia. Sedangkan kejelekan (dosa) adalah sesuatu yang menggelisahkan jiwa. Ketika kejelekan tersebut dilakukan, tentu engkau tidak suka hal itu nampak di tengah-tengah manusia.โ (HR. Muslim no. 2553). An Nawawi rahimahullah menjelaskan, โDosa selalu menggelisahkan dan tidak menenangkan bagi jiwa. Di hati pun akan tampak tidak tenang dan selalu khawatir akan dosa.โ (Syarh Muslim, 16/111)
Sampai-sampai jika seseorang dalam keadaan bingung, Nabi shallallahu โalaihi wa sallam memerintahkan menanyakan pada hatinya, apakah perbuatan tersebut termasuk dosa ataukah tidak. Ini terjadi tatkala hati dalam keadaan gundah gulana dan belum menemukan bagaimanakah hukum suatu masalah. Beliau shallallahu โalaihi wa sallam pernah menasehatkan pada Wabishoh, โMintalah fatwa pada jiwamu. Mintalah fatwa pada hatimu (beliau mengatakannya sampai tiga kali). Kebaikan adalah sesuatu yang menenangkan jiwa dan menentramkan hati. Sedangkan kejelekan (dosa) selalu menggelisahkan jiwa dan menggoncangkan hati.โ (HR. Ad Darimi 2/320 dan Ahmad 4/228, hasan lighoirihi)
Follow @ethosmuslim
Media partner @afkaarmediaofficial
#perbuatan
#dosa
#menggelisahkanjiwa
#DakwahGarut
#EthosMuslim
#AfkaarMedia
0 comments:
Posting Komentar