[iklan]

aku akan berteman dengan siapapun yang setia dan taat pada Allah

Ketika Syekh Taqiyudin berada di penjara Yordania, beberapa Syekh dan tokoh masyarakat bertemu dengan Raja Abdullah I secara bergantian untuk menekan Raja agar Syekh Taqiyudin dibebaskan.

Suatu hari, Raja memutuskan untuk memanggil Syekh Taqiyudin dari penjara ke istananya, hadir pula beberapa Syekh yang lain.

Kemudian Raja Abdullah I menghadap ke arah Syekh Taqiudin dan berkata: "Dengar Ya Syekh, berjanjilah kepada saya bahwa Anda akan berteman dengan siapa saja yang berteman denganku dan mengingkari siapa saja yang menolak diriku", Syaikh diam tak menjawab.

Raja bertanya untuk kedua kalinya, dan Syekh tetap diam. Kemudian Raja mengulangi pertanyaannya untuk ketiga kalinya dengan nada keras, dan akhirnya Syekh menjawab:

"Aku telah berjanji kepada Allah bahwa aku akan berteman dengan siapapun yang setia dan taat pada Allah, dan akan menyelisihi siapapun yang membuat permusuhan dengan Allah". Mendengar hal tersebut Raja menjadi frustrasi dan berkata kepadanya "Anda adalah Syekh yang berbahaya", kemudian dia memerintahkan pengawalnya untuk mengembalikan Syekh ke sel penjara.


Ini adalah salah satu cuplikan ketidakadilan yang dialami oleh Syekh, sehingga beliau keluar-masuk penjara penguasa pada zamannya.


Allah ﷻ berfirman: "Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya)" [QS. Al-Ahzab


: Ayat 23]

Terkait :

0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Arsitektur dan Konstruksi

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online


Didukung oleh: Suwur - Tenda SUWUR - OmaSae - Blogger - JayaSteel - Air Minum Isi Ulang - TAS Omasae - Furniture - Rumah Suwur - Bengkel Las -