[iklan]
daftar-harga-wiremesh-agustus-2019

Mewujudkan kesadaran umat dan opini tentang penerapan syari’ah

*Setiap Muslim Wajib Mewujudkan Kepemimpinan Islam*
 

“Agama menjadi penjaga urusan kita semua, agar kehidupan dunia dan akhirat kita menjadi kebaikan dan keberkahan yang berlimpah,” ucap Ustazah Ratu Erma R dalam forum diskusi.

Ustazah Ratu lalu menjelaskan bahwa selama ini kita belum sempurna dalam ketaatan kepada Allah, “Syariat Allah Kamil, Syamil. Sempurna dan lengkap. Kita sudah banyak membahas tentang salat, fikih, muamalah dan lain-lain. Tapi kita belum menyempurnakan perintah Allah, membahas agama kita yaitu pada aspek politik. Kita harus pahamkan kepada umat, justru Allah memuliakan umat ini dengan pengaturan urusan kehidupannya dengan Islam,” paparnya.

“Taghyir artinya perubahan, untuk melakukan perubahan itu ada amal insan, upaya perubahan merupakan ranah aktivitas yang harus dilakukan oleh manusia. Tapi soal hasil ada di tangan Allah,” ujarnya mengutip Alquran surah Arra’du ayat 11.

Umat banyak belum memahami tentang sistem Islam. Sistem yang mengatur politik, sosial, ekonomi, peradilan yang masih minim dipahami umat. Sebenarnya sistem Islam ini yang saat ini begitu sering didengar yaitu Khilafah, itu sesungguhnya kewajiban syar’i yang tidak bisa ditolak oleh siapapun.

Khilafah sebagai sistem pemerintahan merupakan ajaran Islam dan kewajiban dari Allah SWT, dia juga merupakan sistem warisan Nabi Saw, hal itu dijelaskan Ustazah Ratu seraya mengutip dalil-dalil Alquran surah 2; 30, 4:59, 5:48.

“Siapa saja yang mati, sedangkan di lehernya tidak ada baiat (kepada Imam/Khalifah), maka ia mati jahiliyah,” Ustazah Ratu mengutip hadis Rasulullah Saw riwayat Muslim. ”Ini ancaman, ini peringatan keras. Kalau ada celaan oleh Rasulullah, artinya ada kewajiban di situ. Khilafah itu wajib.”

Tak hanya itu, Ustazah Ratu juga mengungkap kesepakatan para sahabat Rasulullah Saw yang disebut Ijma Sahabat, “Sahabat bersepakat di bukit Bani Tsaqifah tentang kepemimpinan pasca wafatnya Rasulullah sampai menunda menguburkan jenazah Rasulullah Saw.”

“Kesepakatan ulama salafush shalih, para Imam empat mazhab bersepakat bahwa Khilafah itu wajib. Karena itu kita punya hujjah di hadapan Allah, penguasa, umat, dan siapapun ketika mengungkapkan Khilafah itu tidak boleh ada ketakutan,” tambahnya.

Menurutnya, Khilafah sebenarnya tidak asing, tapi memang ada upaya untuk dijauhkan khususnya di dalam kurikulum pendidikan, hanya tersimpan dalam museum sebagai sesuatu yang mati dan telah berlalu.

Tiga Sifat Individu dalam Kepemimpinan

Ustazah Ratu Erma menjelaskan bagaimana kepemimpin dalam Islam, “Pribadi yang kuat secara pemikiran, paham dan cerdas tentang pelaksanaan kenegaraan dalam dan luar negeri. Senantiasa terikat dengan hukum syara’. Takwa dan kasih sayang pada rakyat.”

Ustazah Ratu Erma menambahkan, “Pemimpin itu wajib menyebar nasehat takwa, menjaga harta rakyat dan menerapkan syari’ah Islam saja.”

“Bangsa yang sistem pemerintahan dan katakter pemimpin dengan landasan Islam, maka bangsa itu akan menjadi bangsa yang kuat, aman, sejahtera, mandiri, dan berdaulat,” tukasnya.

Menurutnya, Islam memiliki kelengkapan langkah untuk mewujudkan kepemimpinan Islam. Pertama, ada kelompok yang menyeru kepada Al Khair / Islam yaitu menerapkan Islam kaffah. “Kita menyontoh Rasulullah mengontak dan membentuk kelompok sehingga kemudian terbentuklah Hizbur Rasul.”

Kemudian, kata Ustazah Ratu, melakukan aktivitas politik (amar ma’ruf nahi mungkar), menunjukkan kejahatan musuh Islam dan menjelaskan solusi Islam.

Selanjutnya dijelaskan, kelompok tersebut, “Mewujudkan kesadaran umat dan opini tentang penerapan syari’ah dan penegakkan Khilafah. Sesungguhnya sekarang ini kita tidak mulai dari nol, perubahan hakiki itu adalah janji Allah dan busyra Rasulullah. Tidak boleh kita melakukan perubahan kecuali dengan jalan yang ditetapkan Allah, yang kita tahu adalah kita melakukan tugas kita, hasil ada di tangan Allah,” tutupnya.[]

0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online