[iklan]

Pemimpin Bodoh dan Dampak Buruknya

Pemimpin Bodoh dan Dampak Buruknya
  
ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ: ุฃูŽุฎูŽุงูู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุณูุชู‘ู‹ุง ุฅูู…ูŽุงุฑูŽุฉูŽ ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู, ูˆูŽุจูŽูŠู’ุนูŽ ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ู, ูˆูŽูƒูŽุซู’ุฑูŽุฉูŽ ุงู„ุดู‘ูŽุฑู’ุทู, ูˆูŽู‚ูŽุทููŠุนูŽุฉูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุญูู…ู, ูˆูŽู†ูŽุดู’ุฆู‹ุง ูŠูŽู†ู’ุดูŽุฆููˆู†ูŽ ูŠูŽุชู‘ูŽุฎูุฐููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ู…ูŽุฒูŽุงู…ููŠุฑูŽ, ูˆูŽุณูŽูู’ูƒูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽู…ู

Rasulullah Saw. bersabda, โ€œAku mengkhawatirkan atas diri kalian enam perkara: kepemimpinan orang bodoh; jual-beli hukum/pemerintahan; banyakya polisi; pemutusan tali silaturahmi; orang muda yang tumbuh menjadikan al-Quran layaknya nyanyian; penumpahan darahโ€ (HR Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, ath-Thabarani).

Oleh: Yahya Abdurrahman

Redaksi hadis tersebut menurut riwayat dari jalur โ€˜Awf bin Malik. Hadis tersebut juga diriwayatkan dari jalur โ€˜Abis al-Ghifari. Ia mengatakan, Rasul Saw. bersabda:

ุจูŽุงุฏูุฑููˆุง ุจูุงู„ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุณูุชู‘ู‹ุง: ุฅูู…ูŽุงุฑูŽุฉู ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู, ูˆูŽูƒูŽุซู’ุฑูŽุฉู ุงู„ุดู‘ูุฑูŽุทู, ูˆูŽุจูŽูŠู’ุนู ุงู„ู’ุญููƒู’ู…ู, ูˆุงุณู’ุชูุฎู’ููŽุงููŒ ุจูุงู„ุฏู‘ูŽู…ู, ูˆูŽู‚ูŽุทููŠุนูŽุฉู ุงู„ุฑู‘ูŽุญูู…ู, ูˆูŽู†ูŽุดู’ูˆูŒ ูŠูŽุชู‘ูŽุฎูุฐููˆู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ู…ูŽุฒูŽุงู…ููŠุฑูŽ, ูŠูู‚ูŽุฏู‘ูู…ููˆู†ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ู’ ู„ููŠูุบูŽู†ู‘ููŠูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽู‚ูŽู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ููู‚ู’ู‡ู‹ุง

Bersegeralah beramal (sebelum) enam perkara: kepemimpinan orang bodoh; banyaknya polisi; jual-beli hukum/pemeritahan; penyepelean urusan darah; pemutusan tali silaturahmi; orang muda yang menjadikan Alquran layaknya nyanyian, mereka (penduduk zamannya) mengedepankan salah seorang dari mereka untuk mendendangkan Alquran kepada mereka meski dia paling sedikit pemahamannya. (HR ath-Thabarani)

Dalam hadis di atas, ada enam kekhawatiran Rasul terhadap umat. Boleh jadi, kekhawatiran yang pertama adalah yang paling penting. Bahkan lima kekhawatiran lainnya mungkin terderivasi dari yang pertama. Rasul saw. menempatkan kepemimpinan bodoh (imรขratu as-sufahรข) sebagai kekhawatiran beliau yang pertama.

As-Sufahรขโ€˜ bentuk jamak dari safรฎh. Maknanya orang bodoh, kurang akal dan keahlian, ahlu al-hawa (memperturutkan hawa nafsu), sembrono/gegabah, buruk tindakan dan penilaian. Di dalam Islam, as-sufahรขโ€˜ adalah orang yang tidak boleh diberi kepercayaan untuk mengelola hartanya sendiri (QS an-Nisaโ€™ [4]: 5). Islam memerintahkan agar ada washiโ€™ yang diangkat untuk mengurusi harta orang as-sufahรขโ€˜ itu. As-Sufahรขโ€™ di-hijr (dilarang untuk bertransasksi). Jika demikian fakta as-sufahรขโ€˜, lalu bagaimana mungkin dia bisa dipercaya mengelola harta orang lain, apalagi harta publik, dan malah dipercaya mengurusi nasib orang banyak? Kerusakan dan kehancuranlah yang akan terjadi.

Rasul Saw. mendeskripsikan imรขratu as-sufahรขโ€˜. Beliau bersabda kepada Kaab bin Ujrah:

ุฃูŽุนูŽุงุฐูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฅูู…ูŽุงุฑูŽุฉู ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุฅูู…ูŽุงุฑูŽุฉู ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูู…ูŽุฑูŽุงุกู ูŠูŽูƒููˆู†ููˆู†ูŽ ุจูŽุนู’ุฏููŠ ู„ูŽุงูŠูŽู‚ู’ุชูŽุฏููˆู†ูŽ ุจูู‡ูŽุฏู’ูŠููŠ ูˆูŽู„ูŽุงูŠูŽุณู’ุชูŽู†ู‘ููˆู†ูŽ ุจูุณูู†ู‘ูŽุชููŠ ููŽู…ูŽู†ู’ ุตูŽุฏู‘ูŽู‚ูŽู‡ูู…ู’ ุจููƒูŽุฐูุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุนูŽุงู†ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุธูู„ู’ู…ูู‡ูู…ู’ ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู„ูŽูŠู’ุณููˆุง ู…ูู†ู‘ููŠ ูˆูŽู„ูŽุณู’ุชู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฑูุฏููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ุญูŽูˆู’ุถููŠ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูุตูŽุฏู‘ูู‚ู’ู‡ูู…ู’ ุจููƒูŽุฐูุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูุนูู†ู’ู‡ูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุธูู„ู’ู…ูู‡ูู…ู’ ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู…ูู†ู‘ููŠ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุณูŽูŠูŽุฑูุฏููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู‘ูŽ ุญูŽูˆู’ุถููŠ โ€ฆ

โ€œKaab bin โ€˜Ujrah, aku memohonkan perlindungan kepada Allah untukmu dari imรขratu as-sufahรข`.โ€ Kaab berkata, โ€œApa itu, ya Rasulullah?โ€ Rasul bersabda, โ€œYaitu para pemimpin yang ada sesudahku. Mereka tidak mengikuti petunjukku dan tidak meneladani sunnahku. Siapa saja yang membenarkan mereka dengan kebohongan mereka dan menolong mereka atas kezaliman mereka maka dia bukan golonganku dan aku bukan bagian dari golongannya dan dia tidak masuk ke telagaku. Sebaliknya, siapa yang tidak membenarkan mereka dengan kebohongan mereka dan tidak menolong mereka atas kezaliman mereka maka dia termasuk golonganku dan aku termasuk golongannya dan dia akan masuk ke telagakuโ€ฆโ€ (HR Ahmad, al-Bazzar, Ibnu Hibban, al-Hakim, al-Baihaqi).

Umumnya penguasa Muslim saat ini mengikuti โ€˜sunnahโ€™ Barat sekuler. Mereka mengambil selain syariah Allah SWT sebagai sistem hidup mereka. Bangga dengan sistem sekuler yang mereka jalankan. Mereka meninggalkan petunjuk Alquran dan as-Sunnah serta meninggalkan syariah-Nya. Saat demikian berarti umat berada di bawah imรขratu as-sufahรข`.

Lalu bagaimana menyikapi imรขratu as-sufahรขโ€˜ itu? Hadis Kaab bin โ€˜Ujrah memberi petunjuk, yaitu tidak membenarkan kebohongan mereka dan tidak menolong mereka atas kezaliman mereka. Membenarkan jelas tingkatnya di bawah menaati. Jika membenarkan kebohongannya saja dilarang, bagaimana dengan menaati mereka dalam kezaliman mereka? Apalagi dengan memberi justifikasi, pembenaran atau stempel atas kezaliman mereka? Karena itu sabda Rasul โ€œmaka dia bukan golonganku dan aku bukan bagian dari golongannya dan dia tidak masuk ke telagakuโ€ adalah ancaman amat keras terhadap pelakunya. Bayangkan, di kala semua orang sangat mengharapkan diakui sebagai golongan Rasul Saw., justru Rasulullah Saw. berlepas diri dari dia, menolak dan menjauhkan dia?

Kekhawatiran Rasul yang kedua: bayโ€™ al-hukmi. Pemerintahan dan jabatan ditransaksikan oleh orang yang memiliki logistik yang diperlukan agar dia dipilih menjadi amรฎr (pemimpin/penguasa) atau pejabat. Jabatan diperjualbelikan dengan harga berupa suap. Hukum juga diperdagangkan. Siapa yang punya uang, hukum pun ada di pihaknya.

Kekhawatiran ketiga: safku ad-dimรขโ€˜, penumpahan darah. Urusan darah dianggap sepele. Ketika pencegah berupa ketakwaan hilang, maka berbagai sarana berupa hujjah dan bukti juga ikut lenyap. Yang tersisa bagi umarรขโ€˜ hanya uslรปb tiran termasuk menumpahkan darah. Jadilah urusan darah disepelekan. Darah tidak lagi terhormat dan berharga.

Kekhawatiran keempat, katsratu asy-syurath (banyaknya polisi), yakni sistem pemerintahan militeristik. Pendekatan keamanan, ancaman, intimidasi dan pendekatan militeristik yang dikedepankan. Berbagai pihak dianggap acaman bagi kekuasaannya. Imรขratu as-sufahรขโ€˜ pun malah takut terhadap rakyatnya. Gemetar karena gerakan kecil sekalipun. Jadilah negeri dipenuhi pejabat dan aparat layaknya memegang cemeti siap mencabuk siapapun.

Kekhawatian kelima, pemutusan tali silaturahmi. Ini mencerminkan kerusakan sosial, melengkapi kerusakan politik, kerusakan pengaturan kehidupan, rusaknya keamanan dan hilangnya rasa aman, tirani.

Kekhawatiran keenam, ketika Alquran tidak dijadikan konstitusi. Hukum dan syariahnya dicampakkan. Alquran dijadikan layaknya nyanyian. Di hadapan penguasa as-sufahรขโ€˜, orang yang membaca Alquran posisinya layaknya penyanyi dan pengisi acara. Yang dimajukan dalam program media adalah yang memiliki suara merdu dan bagus, bukan yang memiliki pemahaman mendalam.

Begitulah, kekhawatiran Rasul Saw. atas umat ini dimulai dari kepemimpinan negeri dan berakhir dengan rusaknya imam shalat. Begitulah bahayanya pemerintahan sufahรขโ€˜ dan dampaknya yang menghancurkan negeri dan penduduk.

Boleh jadi di zaman kita sekarang ini, enam kekhawatiran Rasul Saw. itu sedang terjadi atas umat ini. Tentu semua itu harus diakhiri dan diubah. Caranya dengan mewujudkan kembali pemimpin yang menjadikan Alquran dan as-Sunnah sebagai petunjuk, yang menerapkan syariah secara kรขffah dalam sistem yang diwariskan oleh Rasul Saw dan para sahabat beliau radhiyalLรขh โ€˜anhum. WalLรขh aโ€™lam bi ash-shawรขb.[]

Terkait :


Update: 2025-03-14T21:39:20.000+07:00
Keywords: pemimpin, bodoh, dampak, buruknya
0 comments


0 comments:

Posting Komentar

Artikel Arsitektur dan Konstruksi

  • Perhitungan Berat Besi Beton Excel dan Cara Bulatkan Harga 50 ke Atas Terdekat
    Cara menghitung berat besi beton diameter x panjang x 0.006165 lalu dibulatkan ke dua desimal Karena ada beberapa orang yangโ€ฆ
  • Ruang Lingkup Pekerjaan Bangunan
    Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukan baik yang ada di atas, di bawahโ€ฆ
  • Harga Besi beton dan Wiremesh turun
    Afandi KusumaHarga besi terus turun.Besi beton sudah dibawah 6 ribu per kg.Wiremesh sudah dibawah 7 ribu per kg.Demikian jugaโ€ฆ
  • Standar Nasional Indonesia : KONSTRUKSI BETON
     TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI BETON  Standar Nasional Indonesiaโœบ Standar Nasional Indonesia (SNI)โ€ฆ
  • Besi Beton adalah : Fungsi Baja Tulangan
    Kali ini kita akan mencoba membuat tulisan mengenai pengertian besi beton beserta fungsi atau kegunaannya. Sebagaimana namanyaโ€ฆ
  • Prinsip Desain Balok (Struktur Balok)
    Prinsip Desain Balok (Struktur Balok)  Pada sistem struktural yang ada di gedung, elemen balok adalah elemen yang palingโ€ฆ
 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online


Didukung oleh: Suwur - Tenda SUWUR - OmaSae - Blogger - JayaSteel - Air Minum Isi Ulang - TAS Omasae - Furniture - Rumah Suwur - Bengkel Las -