[iklan]
daftar-harga-wiremesh-agustus-2019

Kisah diri Rasulullah SAW sebelum wafat

Assalamualaikum...

Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum wafat.
Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama,
sehingga keadaan beliau sangat lemah.

Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid.
Tidak lama kemudian,
penuhlah Masjid dengan para sahabat.
Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah SAW.

Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar.
Wajahnya terlihat pucat,
menahan sakit yang tengah di deritanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat-sahabat ku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu,
bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu2nya Tuhan yang layak di sembah?"

Semua sahabat menjawab dengan suara bersengat,
" Benar wahai Rasulullah,
Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah.
Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."

Kemudian Rasulullah bersabda lagi,
dan setiap apa yang Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.

Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yang menjadikan para sahabat sedih dan terharu.

Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya,
aku akan pergi menemui Allah.
Dan sebelum aku pergi,
aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia.
Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua.
Adakah aku berhutang kepada kalian?
Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut.
Krn aku tidak mahu bertemu dengan Allah dlm keadaan berhutang dengan manusia."

Ketika itu semua sahabat diam,
dan dalam hati masing-masing berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita?
Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah".

Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.

Tiba-tiba bangun seorang lelaki yang bernama UKASYAH,
seorang sahabat mantan preman sebelum masuk Islam,
dia berkata:

"Ya Rasulullah!
Aku ingin sampaikan masalah ini.
Seandainya ini dianggap hutang,
Maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang,
maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".

Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".

Maka Ukasyah pun mulai bercerita:
"Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu,
satu ketika engkau menunggang kuda,
lalu engkau pukulkan cemeti ke belakang kuda.
Tetapi cemeti tersebut tidak kena pada belakang kuda,
Tapi justru terkena pada dadaku,
Karena ketika itu aku berdiri di
belakang kuda yang engkau tunggangi wahai Rasulullah".

Mendengar itu,
Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah.
Kalau dulu aku pukul engkau,
Maka hari ini aku akan terima hal yang sama."

Dgn suara yang agak tinggi,
Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah."

Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian.

Sedangkan ketika itu sebahagian sahabat berteriak marah pada Ukasyah.
"Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit.

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu.
Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah,
Kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"

Bilal menjwb dengan nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah untuk memukul Rasulullah"

Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata:
"Knp Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah?
Ayahku sedang sakit,
kalau mahu mukul,
pukullah aku anaknya".

Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mrk berdua".

Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk,
Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah.

Tiba-tiba Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil
berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul,
pukullah aku.
Aku orang yang pertama beriman dengan apa yang Rasulullah SAW sampaikan.
Akulah sahabatnya di kala suka dan duka.
Kalau engkau hendak memukul,
maka pukullah aku".

Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar.
Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah.
Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:

"Ukasyah...
kalau engkau mahu mukul,
pukullah aku.
Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad,
bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya,
itu dulu.
Skrg tidak boleh ada seorang pun yang boleh menyakiti Rasulullah Muhammad.
Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah,
Maka langkahi dulu mayatku..."

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar.
Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".

Ukasyah menuju kehdpan Rasulullah,
tiba-tiba berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.

Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah, pukullah aku saja.
Darah yang sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali,
ini urusan antara aku dengan Ukasyah" .

Ukasyah semakin dekat dengan Rasulullah.
Tiba-tiba tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen.

Mrk berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon.
"Wahai Paman,
pukullah kami Paman, kakek kami sedang sakit,
Pukullah kami saja wahai Paman,
Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah,
dgn memukul kami sesungguhnya itu sama dengan menyakiti kakek kami,
wahai Paman"

Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu-cucu kesayaganku duduklah kalian.
Ini urusan kakek dengan Paman Ukasyah".

Begitu sampai di tangga mimbar,
dengan lantang Ukasyah berkata:

"Bagaimana aku mahu memukul engkau ya Rasulullah.
Engkau duduk di atas dan aku di bawah.
Kalau engkau mahu aku pukul,
Maka turunlah ke bawah sini."

Rasulullah SAW memang manusia terbaik.
Kekasih Allah itu meminta beberapa sahabat memapahnya ke bawah.
Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi,
lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:

"Dulu waktu engkau memukul aku,
aku tidak memakai baju,
Ya Rasulullah"

Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa berlama-lama dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya.
Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah,
sdg bbrp batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah,
Segeralah dan janganlah kamu ber-lebih2an.
Nanti Allah akan murka padamu."

Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW,
Cambuk di tangannya ia buang jauh-jauh,
Kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat2nya.
Sambil menangis se-jadi-jadinya,

Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku,
Maafkan aku,
Mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah.
Sengaja aku
melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu.
Karena Engkau pernah mengatakan "Barang siapa kulitnya  pernah bersentuhan denganKu diharamkan api neraka atasnya"

Seumur hidupku aku bercita-cita dapat memelukmu.
Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka.

Dan sungguh aku takut dengan api neraka.
Maafkan aku ya Rasulullah..."

Rasulullah SAW dengan senyum berkata:

"Wahai sahabat-sahabatku semua,
kalau kalian ingin melihat ahli Syurga,
Maka lihatlah Ukasyah.."

Semua sahabat menitiskan air mata. Kemudian para sahabat
bergantian memeluk Rasulullah SAW.

Semoga dengan membaca ini bila ada air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT...

Allahumma sholli 'alaa Muhammad.
Allahumma sholli 'alayhi wassalam...
Semoga Allah SWT selalu meredhai kita semua,
Aamiin...

Ayo kita posting di WA tentang keagungan Rasulullah SAW..

Jangan sampai kisah  ini kalah popular dibanding berita yang ada saat ini,
                                                                                    Seluruh dunia mencintai Nabi SAW.

Kami ingin mengajak 500,000,000 Selawat kepada sahabat yang mencintai Rasul Muhammad SAW.
Dengan ribuan orang berzikir Semoga negara-nagara Islam diselamatkan Allah SWT
Hanya baca dan sebarkan kepada rakan2

KITA SEMUA UMAT
RASULULLAH  S A W

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

ALLAHUMMA SHALLI 'ALA MUHAMMAD,
WA 'ALA AALI MUHAMMAD,

كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم

KAMAA SHALLAITA 'ALA IBRAHIM,
WA 'ALA AALI IBRAHIM,

وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

WABAARIK 'ALA  MUHAMMAD,
WA 'ALA AALI MUHAMMAD,

كما باركت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم فى العالمين انك حميد مجيد

KAMAA BAARAKTA 'ALA IBRAHIM,
WA 'ALA AALI IBRAHIM,
FIL 'ALAMIN INNAKA HAMIDUM MAJID

YA ALLAAH     يا الله
YA RAHMAAN   يا رحمن
YA RAHIIM    يا رحيم
YA MALIK     يا ملك
YA QUDDUUS   يا قدوس

YA AZIIZ    يا عزيز
YA ALIIM    يا عليم
YA JABBAAR   يا جبار
YA GHANIYY   يا غني
YA LATHIIF   يا لطيف

YA KHABIIR    يا خبير
YA AWWAAL     يا أول
YA AAKHIR    يا آخر
YA BASHIIR   يا بصير
YA SHABUUR   يا صبور

YA SHAMAD    يا صمد
YA MUJIIBU  يا مجيب
YA WAAJIDU  يا واجد  
YA RA'UUF   يا رؤوف
YA QAADIR   يا قادر

YA WAAHID   يا واحد
YA HALIIM   يا حليم
YA HAYYU    يا حي
YA QAYYUUM  يا قيوم
YA SALAAM   يا سلام

YA JABBAAR   يا جبار
YA MUTAKABBIR يا متكبر
YA KHAALIQ   يا خالق
YA BAARI    يا بارئ
YA RAZZAAQ   يا رزاق

Kirim nama ALLAH kepada semua teman Muslim dan INSYA ALLAH dalam beberapa minit nanti ramai orang bersama sama membaca keindahan nama ALLAH

Tolong teruskan message ini..

Anggaplah sebagai sedekah Jariyah...

Jangan lupa untuk menghantar kepada rakan-rekan anda...

Tolonglah walaupun anda tak mau membacanya,
hanya hantar kepada rekan-rekan yang lain..

Astaghfirullah

أستغفر الله

Astaghfirullah

أستغفر الله

Astaghfirullah

أستغفر الله

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.

حسبنا الله ونعم الوكيل

Selesai
0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online


Didukung oleh: Suwur - Tenda Ok-Rek - OmaSae - Blogger - JayaSteel - Global Mulia Perkasa - Grosir Sandal - Grosir Suwur - Kuliner Suwur -


Informasi Perumahan Syariah : 081 3363 07078 (WA) :

Rumah Islami