Islam itu tidak memaksakan semua warga negara menjadi satu agama saja

Sebenarnya siapa sih yang ngajari teman kita Yudha August, dan juga yang lainnya yang komentarnya tidak meluruskan pemahaman Yudha, bahwa negara yang berdasarkan Islam itu menjadikan negara dengan satu agama. Bolehlah tidak setuju dengan Islam, tapi ya menggunakan alasan yang benar. Negara yang berdasarkan Islam, kan tidak menjadikan semua rakyatnya menjadi satu agama saja.

.
Ini loh kita bergaul dengan internet, dimana informasi mudah didapat, kok masih saja belum tahu, bahwa dalam Islam itu tidak memaksakan rakyatnya untuk memeluk satu agama saja. Tidak ada paksaan dalam memasuki Islam, jadi kita tidak perlu takut menerapkan Islam di negara kita, hanya dengan alasan takut masuk Islam. Apalagi kita juga tahu Islam itu rahmatan lil alamin. Dengan diterapkannya Islam, untuk mengatur kehidupan kita maka semua akan mendapatkan rahmat.

.
Jika masih belum tahu bagaimana Islam mengatur agar semua mendapat rahmat, ya mudah caranya, yakni dengan belajar. Apalagi kalau masih mengira bahwa Islam tidak memiliki cara untuk menjadikan semua orang mendapatkan rahmat, ya berarti perlu belajar dalam hal ini. Itu saja.

.
Tulisan ini dibuat karena ada status Yudha August di grup Suara Gresik  "Tolong jangan buat indonesia jadi negara islam.. kita bhineka tunggal ika bro.. gak bisa dijadikan negara dengan satu agama.."

.
Sepertinya dia mengira Islam tidak paham Bhinneka Tunggal Ika, padahal yang menciptakan bhinneka itu adalah yang juga menurunkan Islam, Allah. Ya pasti tahulah Islam tentang bhinneka, dan tentulah ada ajaran tentang bagaimana yang bhinneka itu menjadi bhinneka tunggal ika. Juga teman kita itu sepertinya belum tahu bahwa Islam, tidak memaksakan warga negaranya untuk memasuki Islam. Ya, cukup dengan belajar. Dengan benar kita akan segera tahu, bahwa dalam beribadah dan urusan pribadi, sesuai syariat Islam, itu diserahkan pada agama dan kepercayaan masing-masing. Ketika Islam diterapkan dalam negara, maka yang diatur berdasarkan Islam, kepada seluruh rakyat adalah masalah publik. Misalnya dalam Islam, PPN itu haram, maka yang nonmuslim juga tidak dikenakan PPN, bukan yang muslim saja. Sedangkan dalam hal sembayang misalnya, ya menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Di ajaran Islam (dalam hal kenegaraan) seperti itu.

.
Yang memberikan penjelasan sekilas dalam komentar adalah Maulana Faiz yang menulis "Rasulullah s.a.w dulu ketika menjadi pemimpin menyatukan agama"dan suku"dalam aturan dlam naungan hukum syareat . jadi gk usah takut. selagi kita gk melangar hukum akan hidup tenang dan tentram"

.
Teman kita ini memberikan contoh yang telah terjadi, bahwa dalam naungan hukum syariat Islam, rakyat hidup tenang dan tentram, tidak pandang agamanya apa, karena yang dihukum hanya yang melanggar hukum.

.
Ok, sudah tahu ya, Islam itu tidak memaksakan semua warga negara (negara yang menggunakan cara Islam) menjadi satu agama saja. Jangan diulangi lagi, alasan ini untuk menolak penerapan Islam dalam negara kita ya. Kalau pun masih menolak, silakan pergunakan alasan yang benar. Dalam ajaran Islam, tidak ada paksaan untuk masuk Islam.
..
..
http://pondok.omasae.com/2017/02/islam-itu-tidak-memaksakan-semua-warga.html





0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online