[iklan]
belum ada iklan

DZURIYAT NABI, HABIB BAHAR BIN SMITH

WAHAI REZIM, KALIAN MENYENTUH DZURIYAT NABI, MENODAI HABIB BAHAR BIN SMITH, DEMI ALLAH SWT, KAMI AKAN BUAT PERHITUNGAN !


Oleh: Nasrudin Joha

Beredar luas di jejaring sosial media, wasiat dan amanat Habib Bahar Bin Smith (Allahu Yarham), yang meminta umat meneruskan perjuangan. Kabar, untuk antisipasi jika rezim ini menahan dzuriyat Nabi, membungkam kritik terhadap rezim.

Ketahuilah ! Kami pastikan, rezim ini akan mendapat bagian atas kezaliman yang telah dipermaklumkan, bahkan tidak menunggu alam akherat.

Di alam dunia ini, kami akan tunjukkan dan menghukum rezim -dihadapan muka rezim- bahwa apa yang diperbuat rezim, berupa penghinaan terhadap dzuriyat Nabi, melindungi para perusak Nasab, dan menghinakan siapapun yang melindungi Nasab, dengan menetapkan kriminalisasi terhadap Habib Bahar.

Wahai Nasab Bin Smith ! Ini bukan sekedar urusan kalian dengan rezim, tapi ini adalah urusan seluruh kaum muslimin. Sebab, baginda Rasulullah SAW telah berpesan, bahwa sesama muslim itu bersaudara, tidak boleh menyakiti, tidak boleh menzalimi dan tidak boleh menyerahkannya kepada musuh.

Kam tidak akan mengesampingkan sabda Baginda Rasulullah Saw:

“Perumpamaan mukmin dalam hal saling mencintai dan berkasih sayang adalah ibarat satu satu tubuh, apabila satu organnya merasa sakit, maka seluruh tubuhnya turut merasakan hal yang sama, sulit tidur dan merasakan demam.” (HR. Muslim).

Wahai Nasab Bin Smith, ketahuilah ! Kami ikut sakit ! Kami ikut marah ! Kami ikut demam memikirkan urusan ini. Kami, tidak akan biarkan rezim laknat ini memotong silsilah, merusak Nasab, menumpulkan akal orang yang lemah dan kemudian menjadikan warisan Rasulullah, Dzuriyat Nabi sebagai bahan olok-olok.

Wahai para mujahid Islam, bersiap siagalah di parit-parit perjuangan, jangan ada yang menepi sebelum musuh Allah SWT benar-benar mundur atau menjauh dari pertempuran. Haram ungkapan Syahid yang kalian rindukan, jika kalian lengah dan melemah, sementara rezim tiran ini siang dan malam mengawasi ulama kalian, habaib kalian, dan merancang makar untuk menghinakan kehormatan kalian.

Wahai rezim represif dan anti Islam, dengarkanlah jika saja telinga kalian tidak tuli dari nasehat. Kami nyatakan, haram mengambil hubungan dengan kalian, hingga kalian meninggalkan kezaliman kalian. Kami tidak akan tidur, kecuali selalu memikirkan untuk segera mendekatkan masa kejatuhan kalian.

Ingat ! Kekuasaan ada ajalnya ! Jika Allah SWT berkehendak, mudah saja Allah SWT potong kaki-kaki penopang kekuasaan kalian. Kami akan upayakan, kejatuhan itu lebih cepat dari yang kalian fikirkan. Kalian akan dihantui, dalam setiap mimpi dan baru sadar dan terjaga, padahal kalian telah kehilangan singgasana dan kekuasaan.

Allah SWT, akan mendengar dan mengabulkan doa orang teraniaya. Umat ini, di negeri mayoritas muslim ini, dizalimi oleh penguasa antek, rezim represif dan anti Islam. Karena itu, wahai umat Islam teruslah berdoa, memohon kepada Allah SWT agar kekuasaan zalim ini segera diangkat.

Katakanlah :”Wahai Allah Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kpd orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehedaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rizki kpd siapa yang Engkau Kehendaki tanpa hisab.

(Qs Ali Imran (3) :26-27)
0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online