Hidupku sudah nyaman kok. Kenapa harus hijrah

S: Judul #kisahsohib kamis ini adalah

Hidupku sudah nyaman kok. Kenapa harus hijrah
S: Gaji beliau 4 jt per bulan plus ceperan 1jt per hari

Aturan dalam #kisahsohib adalah :
1. Dilarang chat apapun selama materi berlangsung
2. Siapkan pertanyaan
3. Silahkan bertanya saat sesi tanya jawab
4. Untuk pertanyaan silahkan japri ke saya atau @mysohibofficial , nanti kami yang akan share ke grup.

Alhamdulillah pematerinya sudah sampe.
Berikut perkenalan singkat,
Muhammad Iqbal Firdaus
Mantan wartawan, harian surya, kompas gramedia. Tahun 2003 sampai 2009
Kisaran 4 juta. Ceperan 1 juta perhari. Uang banyak tapi ga jadi apa2

14 S: Untuk tempat dan waktunya silahkan @
16 S: ๐ŸŽ™ narasumber
17 S: bismillahirrahmahnirrahim
17 S: jadi wartawan itu memang cita2 saya sejak sekolah.
17 S: sma tahun 1995
17 S: makanya begitu lulus saya ambil jurusan jurnalistik di universitas bhayangkara
17 S: dan jurusan aqidah filsafat di iain sunan ampel
17 S: jadi saya kuliah dari pagi hingga sore.
17 S: pagi di iain sore di ubhara
17 S: itu dulu, waktu masih seneng belajar. saiki rodok males ๐Ÿ˜‚
19 S: tahun 2003 saya mulai bekerja di harian surya.
20 S: itu bukan pengalaman kerja pertama di media.
20 S: sebelumnya ada beberapa media tapi media kecil2. bukan media mainstream.
21 S: saya pertama di harian surya, di tempatkan di pos kriminal.
21 S: jadi kerjaannya nongkrong di kantor polisi dan rumah sakit.
21 S: kamar mayat.
21 S: malah saya sering nginep di depan kamar mayat dr soetomo
22 S: kenapa? karena kamar mayat dr soetomo biasanya kalau malam, jam 12 malem keatas, sering dapat kiriman mayat korban kecelakaan atau kejahatan
22 S: nah itu bisa jadi berita
23 S: gaji pertama saya dapat itu 2 juta. umr saat itu sekitar 1juta
24 S: kalau sekarang mungkin (setara) 4 jutaan
27 S: di pos kriminal saya hampir tidak ada waktu untuk keluarga
27 S: karena kejadian kriminal kadang tidak kenal waktu.
27 S: kapan saja bisa kejadian.
28 S: malah setiap lebaran saya mesti liputan di penjara
28 S: jadi waktu dengan keluarga intensitasnya rendah
29 S: setelah di pos kriminal, saya ditempatkan di pos pemerintah kota. fokusnya di transportasi, dinas perhubungan.
31 S: hampir setiap hari saya ke sana. jadi akrab, jadi kenal banyak informasi tentang pemerintah kota
31 S: rata2 instansi sebenarnya sedikit "alergi" dengan wartawan
33 S: karena itu, untuk "menjinakkan" setiap didatangi wartawan, oknum terkait seperti ada rasa sungkan. lebih tepatnya takut
33 S: nah karena takut ketemu wartawan, biasanya kalau saya dtang itu pasti disangoni.
34 S: kenapa takut? ya takut ditulis jelek, takut proyek2nya diinvestigasi oleh wartawan.
35 S: karena melihat ada korupsi atau pelanggaran atau pungli dalam suatu kejadian itu mudah.
35 S: tinggal dilihat aja perda atau peraturan yang mengatur.
37 S: contoh misalnya uji kir. kalau kita kesana, kita bisa lihat truk atau bus bobrok aja bisa uji kir. ini pasti ada peraturan yang dilanggar. peraturan yang dilanggar pasti ada pungli disitu
37 S: malah saya pernah ikut sopir untuk uji kir, dan keliatan dia bayar ke petugasnya berapa
39 S: untuk ceperan, kalau dihitung, rerata setiap hari saya bisa bawa uang sekitar 1juta
39 S: kan wartawan dilarang menerima amplop atau apapun dari narasumber? iya itu idealnya
39 S: tapi kalau dikasih orang setiap hari 1 juta, ya idealisme itu ikut luntur.
40 S: apa semua wartawan seperti itu? engga. ada juga yang idealis. tapi ga banyak
40 S: jadi wartawan otomatis jam kerja tidak terbatas. ini juga yang menyebabkan sholat jadi terlambat. ibadah juga terganggu
42 S: kadang kalau kita nunggu narasumber, pas waktu sholat, kita jadi mikir. nanti kalau ditinggal sholat, narasumbernya pergi
42 S: akhirnya sholatnya ga teratur dan ga tertib.
42 S: kalau ramadhan, hampi sebulan penuh ga tarawih.
42 S: ke kantor jam 4 sore, pulang jam 11 malem.
42 S: sampe rumah sudah capek.
44 S: temen2 saya kalau pas puasa banyak yang ga puasa. alasannya ga kuat. malah 1 bulan penuh banyak yang ga puasa.
44 S: tugas kita dilapangan. jadi itu alasan ga puasa.
44 S: alhamdulilah kalau puasa, saya masih tetap.
45 S: nah bergaul sama pejabat, juga akhirnya akrab dg dunia malam. biasa pejabat kalau nerima tamu, atau biar akrab dg wartawan bikin party di klub mana
45 S: dulu yang sering d cc club hr muhammad
45 S: atau dboss kedungdoro
45 S: meski duit banyak, tapi begitu keluar dari wartawan, saya masih kyk ga punya apa2. motor 1, rumah juga belum punya
46 S: nah kenapa bisa hijrah? waktu itu, beberapa teman saya banyak yang meninggal.
46 S: padahal status di friendster, kyk facebook jaman dulu,
46 S: sering ada foto, nge bir, karaoke dan lain2.
46 S: ga lama posting, terus orangnya meninggal.
47 S: biasanya wartawan kebanyakan kena gula dan liver.
47 S: capek, makanannya tidak teratur
48 S: nah dari situ saya berpikir, kalau sy seperti mereka gimana ya? sdh mati, statusnya dilihat sama orang. habis ngebir atau main perempuan
48 S: waiyyaduzubillah.
48 S: alhamdulilahi tatimusholihat, Allah masih mmeberikan saya kesempatan untuk bertaubat
48 S: Kira2 itu yg bisa saya ceritakan. Selanjutnya saya alihkan ke mas aldy
49 S: ๐Ÿ™๐Ÿปsetelah ini akan dilanjutkan oleh mas Aldy

AP: Mas G, numpang tanya ke mas Iqbal ya.

Nuril, tim media aslisuroboyo, surabaya

Kan sekarang mas Iqbal aktif di go Hijrah ya mas, kira kira goal apa sih yang mas kejar dengan adanya go Hijrah? Dan mau dibawa kemana Go Hijrah? Mungkin ada peluang bantuan yang bisa dibantu temen temen di group sohib ini ๐Ÿ‘๐Ÿป
AP: Wah luar biasa sekali kisahnya mas iqbal ini
AP: Tiru yg baik, dan jangan ditiru yg buruk
AP: Selanjutnya sesi tanya jawab ya. Silakan japri ke saya ya utk sesi tanya jawab
AP: Wah beberapa sudah japri nih. Pertanyaan pertama
00AP: Jawab:
AP: gohijrah itu awalnya dibentuk oleh beberapa wartawan yang sudah tobat
AP: ada mas hafid redaktur jawapos, ada mas adi dari transtv dan banyak yang lain.
AP: barakallahu fiik
AP: karena itu, kita formatnya pake gohijrah.com
AP: nah karena kita diberikan Allah kemampuan untuk menulis, tapi pingin dakwah, akhirnya kita buat portal berita khusus orang2 hijrah.
AP: dan dg izin Allah, akhirnya saya juga dipertemukan dg teman2 sohib ya mulia
AP: mungkin itu, monggo silahkan mas aldy
02AP: kalau bantuan? masya Allah, butuh banyak.
02AP: tujuan gohijrah adalah menulis cerita orang2 hijrah, agar bisa menginspirasi orang lain. karena kadang orang yang mau hijrah itu takut, takut sendiri, takut dikucilkan.
02AP: dengan membaca cerita orang hijrah, harapannya tekad mereka jadi lebih kuat. dan masya Allah, beberapa tulisan kita di gohijrah ada yang berdampak besar bagi pembaca
02AP: dakwah itu butuh tenaga dan biaya. sedangkan saya kegiatannya hanya jualan kecil kecilan di pasar
02AP: Faiz Saifudin/karyawan Indomaret/Surabaya

Assalamualaikum , adakah ciri" atau tanda jika gaji atau penghasilan kita itu tidak berkah ,dan di sebabkan karena apa , soalnya saya juga sedang mengalami , Alhamdulillah gaji UMR tapi kok kyk cepet habis gitu kadang blm sampe sebulan udah habis , terimakasih ๐Ÿ˜Š
05AP: Jawab:
05AP: siap mas aldy
05AP: waalaikumsalam.
05AP: ya tidak semua gaji cepat habis berarti engga barakah. itu hanya salah satu ciri saja. kalau sampean kebutuhannya bnyk, gaji umr ya pasti cepat habis.
05AP: cicilan motor, ๐Ÿ˜‚
05AP: haram ya cicilan kalau pake leasing
05AP: masing2 org biasanya ada ciri masing2. ada yang sering sakit, ada yang cepat habis, sering kena musibah
05AP: tapi kita pasti tau, uang ini uang apa, uang panas, atau uang barakah.
05AP: yang jelas penghasilan barakah jika kita bisa ngasih ke orang tua, rajin sedekah, infaq dll
06AP: insya Allah itu barakah.
06AP: kalau tanda2 tidak barakah itu ditunjukkan di dunia, masih mending. tapi kalau istidraj, adzabnya di akhirkan, ini yang bahaya
06AP: banyak orang kafir, kaya, kaya bahagia. ini tanda2 istidraj
06AP: begitu mas aldy
06AP: Pertanyaan ke 3:
07AP: Fikri, pengusaha, surabaya

Apakah mas iqbal ada salah satu niatan untuk mengajak wartawan2 lain yang tanda kutip (nakal) untuk bisa hijrah seperti yang mas Iqbal lakukan?
13AP: Jawab:
13AP: pingin banget. tapi wartawan itu rerata stubborn
13AP: keras kepala
13AP: jadi memang agak susah. tapi insya Allah suatu ketika pasti ada moment jleb awarness
13AP: mereka akhirnya sadar. pekerjaan wartawan itu malah sering adu domba. makin pans berita makin sip. makanya dikenal bad news is a good news
13AP: mudah2 dg share artikel di gohijrah mereka mau baca
14AP: alhamdulillah ada 1 atau 2 orang yang mulai tertarik dg sunnah begitu main ke kantor gohijrah
14AP: ada yang kaget kenapa sy bisa begini
14AP: nah dari situ mudah2 berproses. karena wartawan itu pegang uang besar. apalagi politik, kalau pilkada begini.
14AP: ada yang bisa dapet miliaran per orang
14AP: godaanya besar. tapi kuasa Allah jauh lebih besar
14AP: mungkin itu mas aldy
14AP: Lanjut pertanyaan ke 4:
14AP: Rusdy, usaha rental mobil, sby.

Ikut tanya ke mas iqbal...

Apa ada alasan lain selain melihat teman2 wartawan yg meninggal spt cerita diatas...?
Biasanya orang hijrah itu ada hidayah yg didapat...
21AP: Jawab:
21AP: itu mas yang bikin saya. kebetulan yang meninggal itu memang teman deket.
21AP: oh ya satu lagi, saya pernah sakit perut. kembung kena diare hampir 1 bulan
21AP: berat badan yang dulu 75 kg, bisa drastis turun jadi 60kg
21AP: nah itu yang bikin saya takut mati juga
22AP: begitu mas lady
22AP: Pertanyaan terakhir, langsung 2
23AP: Rasty Freelance Surabaya

Kalau menurut mas Iqbal sendiri, pekerjaan jurnalis buat perempuan itu gimana?  Soalnya saya sendiri pengen jadi jurnalis, sudah daftar di kompas gramed,  lolos seleksi, tapi karena orang tua tidak ridho, jadi saya tidak teruskan. Syukron ๐Ÿ™๐Ÿพ
23AP: Khasanah, Karyawati, Surabaya

Bagaimana usaha untuk tetap istiqamah dlm berhijrah...apa usahanya selama ini  yg mguatkan utk tidak putar balik  ke  "godaan duniawi yg prnh ddpt pada .ms sblum hijrah... sprti materi yg tiap hri dtrima yg bisa dktakn lbh dr ckup"
27AP: Jawab:
28AP: hehehe
28AP: dari mbak khasanah dulu ya.
28AP: kalau mau istiqomah hijrah, yg paling berpengaruh itu ya cari temen yang sama2 hijrah. berkumpul dg org sholeh
28AP: itu klise sih.
29AP: tapi dampaknya luar biasa.
29AP: al mar u ala dinu kholilihi
29AP: agama seseorang tergantung temannya.
29AP: jadi cari teman yang sholeh. alhamdulillah d sohib ini banyak temen yang sholeh
29AP: bergaulah sama mereka
29AP: untuk mbak rasty, boleh aja jadi jurnalis. apalagi sekarang umat muslim memang secara informasi kedodoran
29AP: tidak punya media sendiri. jadi informasi itu dipegang orang2 kafir.
29AP: kalau masuk kompas, jangan deh.
29AP: itu redaktur keatas biasanya orang2 kristen atau liberal. kita pasti akan ikut didalamnya
29AP: kalau mau jadi wartawan, bisa cari media islam. misal hidayatullah. atau kalau mau coba jadi wartawan endek-endekan, bisa di gohijrah
29AP: huehehe
29AP: begitu mas aldy.
34AP: closing statement
34AP: kelemahan umat ini, kadang masih ada ego sektoral. ini juga kadang menjangkiti komunitas dakwah. pingin organisasinya atau komunitasnya besar. ini yang saya rasa kurang tepat. kenapa? karena yang besar itu harusnya islamnya. bukan komunitasnya. karena kita berjuang untuk islam, insya Allah ada pahalanya. kalau kita berjuang untuk organisasi atau komunitas, ya dapatnya mentok cuma terkenal.

karena itu, ayo bareng kita membangun peradaban islam ini. yang jualan, jualanlah yang syari, jangan iri sama saudaranya. yang kerja, kerjalah yang jujur niatkan ikhlas karena Allah. kalau kita dulu punya masa lalu yang kurang baik, mumpung masih dikasih kesempatan Allah, ayo kita perbaiki, lets go hijrah.
34AP: oh iya, karena sudah diberikan izin sama mas aldy, saya juga mengundang temen2 semua untuk datang ke acara yusuf estes. mantan pedeta dan musisi gereja asal amerika. insya Allah senin tgl 19 maret. pendaftaran kan sudah ditutup? kalau temen2 serius, insya Allah nanti kita bantu.

Wah terimakasih banyak mas @⁨Iqbal New Gohijrah⁩ sudah mau berbagi di rubrik #KisahSohib

Yuk bareng2 ucapkan terimakasih ke mas iqbal. Semoga kita semua istiqomah di jalan Allah Aamiin

Subhanalloh, kisah hijrah diatas.

Beberapa waktu lalu juga ketemu exs karyawan nielsen salah satu lembaga world class research, peneliti media, prilaku konsumen (cari di wikipedia lengkapnya ๐Ÿ˜‰)

Trend kedepan peradaban mengarah kepada Islam.

Mulai dari, bank syariah. Anti riba, Hingga exs banker

Hotel syariah, hingga Bermunculan wisata syariah, bahkan di negara non muslim

Munculnya Media Islam. Sebagai penyeimbang (dan ini semakin membesar) dikala serbuan informasi pelemah Islam semakin masif, hingga banyak jurnalis2 yg hijrah.

Subhanalloh, merupakan tanda2 kebangkitan Islam yang kedua

Bakalan rugi. Klo kita memisahkan Islam dari kehidupan apalagi justru meninggalkan islam

Yuk berkawan dgn org2 shalih, kayak mas @⁨Muhammad Iqbal⁩ (jazakumulloh akhsanul jaza' sharing nya)

Lebih giat ajak teman2 kita di SOHIB

Ada tidak nya kita, Islam Akan tegak & semoga kita bagian dari bangkitnya Islam.

Amiin..


0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online