Kalo ngaku Islam seharusnya bangga sama aturan dari Islam, yg bikin mah langsung Dr Yang Ciptain kita, Allah.

Eka Widya Sujarwati :

Kayanya banyak yang menjadikan tulisan mengenai banyaknya negara yg menolak Hizbut tahrir, sebagai "senjata" untuk menyerang para syabab-syabah yg saat ini insyaAllah terus Istiqomah menyerukan penerapan syariat Islam dalam institusi khilafah.

Saya hanya menyampaikan apa yang saya pahami mengenai hal ini,
Jadi kalo ada yg ngerasa nggak srek, Yo nggak usah nyolot, ngotot, marah2 dsb.
Kalo ada yg kurang tepat, Monggo sampaikan dengan kata2 yang baik, nggak usah sampai bawa2 kebun binatang ya....

Mengenai banyaknya negara yg menolak Hizbut tahrir,
Menurut saya itu bukanlah sesuatu yg aneh...
Kenapa?
Para penguasa saat ini, termasuk para penguasa negeri2 kaum muslimin,
Mereka paham betul, sangat-sangat mengetahui, bahkan bisa jadi sangat-sangat meyakini
Bahwa di masa yg akan datang akan ada kekuatan besar Dr kaum muslimin yg ketika bersatu maka ia tdk akan bisa dikalahkan, selama memegang erat agamanya.
Saking percayanya, mereka habis-habisan menghalangi dengan berbagai cara pihak-pihak yang konsisten menyerukan penerapan Islam dalam institusi negara. Ada yang diserang secara fisik kaya di timur tengah, ada yg lewat pemikiran, opini dan isu negatif seperti di negeri kita, dan ada pula yg mengalami berbagai diskriminasi seperti di negeri2 minoritas muslim.

Lho kok mereka bisa percaya???
Fakta menunjukkan bahwa sudah banyak orang2 Barat yg memberikan prediksi bahwa di masa yg akan datang akan ada kekuatan besar dr Islam yg nanti akan menguasai dunia. Bahkan ada yg sampai memprediksi itu bakalan terjadi pada tahun 2020. Itu mereka Lo yg ngomong, bukan saya...
Itu menjadi ketakutan tersendiri bagi mereka.
Mengapa???

Mereka memahami, ketika umat ini dipimpin oleh seorang kholifah yang menerapkan Islam secara utuh,
Mereka tidak bisa lagi menancapkan cengkeramannya di negeri2 kaum muslimin
Mereka tidak bisa lagi mengeruk SDA dengan seenaknya
Mereka tidak bisa lagi mempermainkan perekonomian dunia,
mereka tidK bisa lagi menjerat dan mencekik kaum muslimin dengan pinjaman/utang berbunga yg sampai kapanpun tdk akan bisa terbayakan
Mereka tidak bisa lagi membantai saudara2 kita di timur tengah yg saat ini porak poranda karena ulah mereka
Mereka tidak bisa lagi menjadikan kebutuhan pokok rakyat yakni sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan sebagai komoditas bisnis
Mereka tidak bisa lagi menarik pajak seenaknya dari rakyat dengan slogan "pajak untuk membangun negeri "
Mereka tidak bisa lagi menjadikan aktivitas kemaksiatan seperti zina, minum khamr, riba, nonton konser, datang ke tempat hiburan malam dsb sebagai aktivitas yg terorganisir dan menguntungkan
Mereka tidak bisa lagi melakukan eksploitasi thd perempuan dan anak2 dengan dalih ajang pencarian bakat, acara putri-putrian, pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender
Dan masih banyak lagi..,

Intinya, semua hal yg menurut mereka menguntungkan -meskipun di atas penderitaan orang lain- tidak akan bisa mereka lakukan lg dengan seenaknya ketika Khilafah telah tegak.

Karakternya kapitalisme emang udah rakus, mau udah punya kekayaan sejibun sekalipun tetep gak bakalan puas,
Malah makin beringas, bahkan para penguasa yg mengusung ideologi ini tak segan2 menunjukkan tangannya yg berlumuran darah kaum muslimin.

Jadi, kalo masih bilang bahwa yg menyerukan penerapan syariat Islam secara utuh itu dibilang memecah-belah, dimana letaknya???
Justru ketika kita tidak membiarkan SDA kita terus dikeruk oleh pihak swasta dan asing, tidak membiarkan rakyat terus diperas melalui berbagai kebijakan yg melegalkan kezaliman terhadap rakyat, bukankah itu berarti kita menginginkan kebaikan untuk semuanya tanpa pandang status sosial, apalagi ras, suku, agama...,
Jadi, darimana datangnya statement memecah belah itu???

Jadi bagi yg masih percaya kalo menerapkan Islam akan memecah belah,
Saya ucapkan selamat! Anda telah berhasil dikelabui oleh para kapitalis yg rakus itu
Anda capek2 koar-koar menentang, mereka tinggal duduk manis ngelihat kita, kaum muslimin, saling adu argumen yg gak jelas, merasa pendapatnya paling benar sampai2 ngeluarin kata2 makian dari kebun binatang
Lengkap sudah keberhasilan mereka memecah belah kita

Ayolah... Kalo ngaku Islam seharusnya bangga sama aturan dari Islam, yg bikin mah langsung Dr Yang Ciptain kita, Allah.
Jadi nggak mungkin bikin kita susah, apalagi terpecah belah.

Sekian dulu. Maaf kepanjangan tulisannya. Moga bisa sedikit membantu membuka hati kawan2 yg saat masih ragu dgn luar biasanya sistem Islam.
Tidak akan sempurna penerapan Islam di tengah2 umat, tanpa adanya Khilafah.

Allahu Akbar!
0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online