menyiapkan kedatangan al Malhamah Kubra. Baik Muslim, Yahudi, Nasrani, Majusi (syiah rafidhah)

Sugeng Ferianto
Di Luar...
Di Asfahan, Iran, tersua kabar sudah ada 70 ribu pasukan yang sedang dipersiapkan. Mereka muda, produktif, ahli bela diri, ahli menggunakan senjata. Dilengkapi busana khusus dan pedang dari besi-besi pilihan.
Di belahan Eropa, tersua berita sudah ada sejumlah pasukan elit. Ahli memanah, berkuda, dan memanah sambil berkuda. Tentu saja mahir dalam varian senjata.
Di Indonesia, terserak pesantren-pesantren baru dengan kurikulum tambahan: mencipta santri ahli berkuda, memanah, memanah sambil berkuda. Plus mencetak mereka menjadi penghafal Quran.
Di Indonesia, terserak pula para pria yang menyiapkan rukhiyah dan jasmaninya menyambut kedatangan al Malhamah Kubra. Tapi di Indonesia pula, kian banyak manusia yang melulu disibukan kecohan dagelan politik.
Di luar sana, banyak kelompok menyiapkan kedatangan al Malhamah Kubra. Baik Muslim, Yahudi, Nasrani, Majusi (syiah rafidhah). Mereka sangat mempercayai Al Quran dan Nubuah, memahaminya dengan sempurna, dan berusaha keras mempersiapkannya. Walau non Muslim tak meyakini, tak mengimaninya.
Di luar sana, makin banyak bermunculan kelompok-kelompok tangguh yang mempersiapkan apa yang dinubuahkan Rasulullah. Di luar sana, banyak pula pasukan yang memburu Imam Mahdi walau mereka tahu Imam Mahdi takkan sanggup mereka bunuh.
Di luar sana, kepingan fitnah masih ad dajjal menyeruak. Kepingannya sudah tiba di Indonesia. Lalu, masih kah kita yang di sini: disibukan lelucon dagelan politik? Disibukan lelucon kemandulan hukum?
Sedangkan menjelang al Malhamah Kubra, akan datang: fitnah-fitnah dahsyat terhadap Islam, kekacauan, kedzaliman, kesusahan. Rangkaian Sunatullah itu sudah mulai kita rasakan. Kita alami. Masihkah berusaha tampil menjadi hero, sedangkan semua adalah Sunatullah.
Masihkah terkecoh permukaan, sedang kita lupa mempersiapkan kedatangan al Malhamah Kubra yang pasti. Mempersiapkan kedatangan masa-masa kesusahan, kekacauan yang sudah digariskan dalam Sunatullah.
Jika dengan kondisi saat ini sudah tak siap, terkecoh, apa jadinya di kemudian hari?
Tidak ada yang tahu kapan persis datangnya al Malhamah Kubra. Tapi Rasulullah memberi tahu tanda-tanda bagi kita semua: tanda alam, geopolitik, geososial, yang terjadi serentak secara global. Di luar sana makin matang mempersiapkannya...
Shalaallahu alaa Muhammad.

Juliet Rk Latief
Shollu alaihi wa alihi wabarik wa sallim.
 
Ida Artha
Allahumma sholli a'la muhammad wa a'la ali muhammad.
 
Ummu Fawwaz
Masya Allah.
Allahumma sholli a'la muhammad wa a'la ali muhammad.
Jangan sampai terlena.. Jazakallahu khayr sdh mengingatkan..

Izin share

Aldie McGuire
Keren nih...
Izin copas ya om

Afandi Kusuma
boleh dicopas ke blog ya Bos? bagus tulisannya. mungkin suatu saat aku perlu lagi, jadi biar lebih mudah carinya.

Sugeng Ferianto
Monggo mas

Afandi Kusuma
Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad.


0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online