Tuhan, maaf kami melupakan ayat-ayat Mu

MAAF, KAMI MELUPAKAN AYAT-AYAT

==================
Teruntuk yang sadar dan geram pada hukum buatan
==================

Oleh HANIF KRISTIANTO
14/02/2017 Vol.91

Hidup bergelimang kealpaan dalam keseharian
Berasyik masyuk memungut sampah-sampah dunia
Tak lupa memberi salam pada manusia
Salam kealpaan pada ayat-ayat Tuhan

Kami menyadari hidup ini berasa anomali
Tatkala akal dijadikan standar
Baik dan buruk berselera perasaan
Adakah yang lebih baik dari itu semua?

===000===

Tuhan, maaf kami menistakan ayat-ayat Mu
Entah ini kebetulan atau kesengajaan
Seharusnya penista agama itu dihukum dan dinon aktifkan
Nyatanya kami lupa ayat-ayat dalam Undang-Undang

Tuhan, maaf kami melupakan ayat-ayat Mu
Entah ini fakta atau rekayasa
Seharusnya minuman haram itu dilarang produksi dan edarkan
Nyatanya kami menghalalkan dengan alasan keekonomian

Tuhan, maaf kami membuang ayat-ayatmu
Entah ini pura-pura atau apa adanya
Seharusnya kami merujuk pada hukum Mu dalam membuat aturan
Nyatanya kami membuang ayat Mu dan mendewakan akal

Tuhan, maaf kami menolak ayat-ayat Mu
Entah ini serius atau candaan
Seharusnya kami menjadikan aqidah sebagai landasan kenegaraan
Nyatanya kami menolak dan mengambil landasan buatan orang

Tuhan, maafkan kami
Apakah kami termasuk orang-orang ingkar?
Apakah kami termasuk orang-orang tak tahu aturan?
Apakah kami termasuk orang-orang bergelimang kemaksiatan?

Tatkala hukum dijadikan mainan
Manusia mana yang percaya pada hukum buatan manusia
Panglima hukum itu telah mati dan terkubur

Inilah saatnya kami mulai berfikir
Hukum siapa yang lebih baik daripada hukum Mu?
Bagi orang yang berfikir dan meyakini

Kami mencari keadilan
Hanya pada Mu keadilan mudah ditegakkan
Itu!

~~~~~~~~~~~~~~~
#DakwahIslam
#YukNgaji
#PuisiIndonesia
#SastraNusantara
#IslamRahmatBagiSemua

0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online