Hai orang-orang yang beriman

Irfahzaidah

Ketika kita di bandara, pasti sering dengar pengumuman yang bunyinya kira-kira begini :
"Pengumuman. Para penumpang pesawat ..... jurusan ...... dipersilahkan untuk menaiki pesawat."

Apa yang kemudian terlihat di ruang tunggu ? Kita akan melihat beberapa orang akan berdiri dan berjelan ke arah pintu menuju pesawat. Kita pasti yakin bahwa mereka semua yang berjalan menuju pesawat itu adalah para penumpang pesawat yang barusan diumumkan akan berangkat. Tidak mungkin ada penumpang pesawat lain yang ikutan menaiki pesawat itu.

Kitapun kemudian yakin juga bahwa mereka yang tetap duduk diam di ruang tunggu, tidak mengikuti atau merespon pengumuman itu berarti bukanlah penumpang pesawat yang diumumkan tadi akan berangkat.

Itulah gunanya ada pengumuman yang spesifik.

Coba kita bandingkan dengan pengumuman berikut ini :

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi Pemimpin bagimu; sebahagian mereka adalah penolong bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Maidah: 51)

Kespesifikan pengumuman ini adalah " Wahai orang-orang yang beriman". Berarti ditujukan kepada orang-orang yang beriman.

Kemudian mari kita lihat reaksi atas pengumuman ini, sebagaimana kita melihat reaksi atas pengumuman di bandara tadi. Mereka yang kita lihat mengikuti perintah di pengumuman ini, akan kita pastikan adalah mereka yang merasa dirinya adalah orang-orang beriman. Sementara yang tidak perduli atau bahkan menolak, membantah pengumuman ini, bisa kita duga sebagai merasa bukan termasuk yang diseru, alias merasa dirinya bukan termasuk orang-orang yang beriman.

Lihatlah seruannya, bukan berbunyi wahai HTI, wahai FPI, wahai MUI, dan sebagainya. Tapi "Wahai orang-orang yang beriman."

Hmmm .....

0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online