Tujuan Mulia Menikah dua, tiga, empat istri.

3. Ada banyak hikmah dengan diperbolehkannya suami menikah sampai empat istri.
-Suami tidak perlu menceraikan istri yang tidak bisa melayani suami, atau memberikan keturunan, dan tetap mencintainya sepenuh hati, walau memiliki istri lagi yang lebih bisa memenuhi kebutuhannya.
-Laki-laki bisa lebih mudah mengembangkan dakwah misalnya dengan menikahi putri seorang tokoh di suatu daerah.
-Menghindarkan fitnah, jika seorang laki-laki membantu anak yatim dan sering mengunjungi rumah mereka, padahal ada ibu mereka yang janda.
-Jika suami adalah kebahagiaan dan kebanggaan, maka istrinya bisa membagi kebahagiaan dan kebanggaan itu dengan saudaranya sesama wanita yang tidak seberuntung dirinya. Jika suami adalah beban dan tanggung jawab, maka istri bisa membangi beban itu, bergantian dengan saudaranya sesama wanita.
-Allah lebih tahu yang terbaik untuk manusia, jangan pernah kita melarang yang diperbolehkan oleh Allah, dan juga jangan melakukan atau membolehkan perbuatan yang dilarang oleh Allah.

WalLâh a’lam bi ash-shawâb. []

Afandi Kusuma



Afandi Kusuma 
Bagi laki-laki beriman, jangan pingin menikah lagi, kalau hanya untuk bersenang-senang dengan wanita, tanpa ada tujuan lain yg mulia, misalnya
-Mencetak generasi pejuang yang akan menegakkan agama Allah
-Melancarkan dakwah misalnya dengan menikahi putri kepala suku agar kepala suku itu masuk Islam sehingga anggota sukunya semua masuk Islam. Atau hal lain yg berhubungan dengan dakwah dan syiar.
-Memelihara dan mengasuh anak yatim, dan menghindari fitnah, dengan menikahi juga ibu mereka.
-Menyiapkan kebutuhan lahir dan bagi bagi semua anggota keluarga yg telah ada dan yang akan digabungkan.


Afandi Kusuma 

karena apa yang menarik pada wanita lain, bagi kamu, juga ada pada istrimu.
maka, jika hanya karena menuruti hasrat pada wanita, maka pulanglah, karena yang membuatmu tertarik pada wanita itu, juga ada pada istrimu di rumah.

[SELENGKAPNYA]
0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online