Indahnya Surga

1. Luasnya seluas langit dan bumi
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (TQS. Ali ‘Imaran [3]: 133)
2. Bertetangga dengan para Nabi, orang-orang yang jujur, syuhada, dan orang-orang yang shalih. Allah berfirman:
وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا
Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul-(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (TQS. An-Nisa [4]: 69)
3. Disediakan makanan dan minuman yang nikmat
إِنَّ الأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan, minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (Yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. (QS. Al-Insan [76]: 5-6).
وَفَاكِهَةٍ مِمَّا يَتَخَيَّرُونَ وَلَحْمِ طَيْرٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. (QS. Al-Waqiah [56]: 20-21). 
فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ وَظِلٍّ مَمْدُودٍ وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ
Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, (QS. Al-Waqiah [56): 28-32). 
يُسْقَوْنَ مِنْ رَحِيقٍ مَخْتُومٍ خِتَامُهُ مِسْكٌ وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ وَمِزَاجُهُ مِنْ تَسْنِيمٍ عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ
Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah. (QS. Al-Muthafifin [83]: 25-28). 
الأَبْرَارَ يَشْرَبُونَ مِنْ كَأْسٍ كَانَ مِزَاجُهَا كَافُورًا عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا عِبَادُ اللَّهِ يُفَجِّرُونَهَا تَفْجِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya. (QS. Al-Insan [76]: 5-6),
وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيلاً عَيْنًا فِيهَا تُسَمَّى سَلْسَبِيلاً
Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil. (QS. Al-Insan [76]: 17-18)
وَسَقَاهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًا
Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. (TQS. Al-Insan [76]: 21), 
4. Taman yang indah dan buah-buahan yang melimpah. Allah berfirman : 
وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ وَظِلٍّ مَمْدُودٍ وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ لاَ مَقْطُوعَةٍ وَلاَ مَمْنُوعَةٍ
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya, (QS. al-Waqiah [56]: 27-33)
وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلاَلُهَا وَذُلِّلَتْ قُطُوفُهَا تَذْلِيلاً
Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. (QS. Al-Insan [76]: 14), 
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ ءَامِنِينَ
Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran), (QS. Ad-Dukhan [44]: 55),

وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ
Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini. (QS. Al-Mursalat [77]: 42), 
فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ فَبِأَيِّ ءَالاَءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ فِيهِمَا مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ فَبِأَيِّ ءَالَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir. Maka ni`mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan. Maka ni`mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS. Ar-Rahman [55]: 50-53).

لَكُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ كَثِيرَةٌ مِنْهَا تَأْكُلُونَ
Di dalam surga itu ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan. (QS. Az-Zukhruf [43]: 73), 

5. Tersedia bantal dan kasur yang empuk, juga bidadari yang perawan selamanya.
وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا عُرُبًا أَتْرَابًا لأَِصْحَابِ الْيَمِينِ
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (QS. al-Waqiah [56]: 34-38)
6. Disambut malaikat dengan penuh gembira. 
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ ءَابَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَالْمَلاَئِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ
(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): "Salamun `alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. Ar-Ra’d [13]: 23-24)


الَّذِينَ ءَامَنُوا بِآيَاتِنَا وَكَانُوا مُسْلِمِينَ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ تُحْبَرُونَ

(Yaitu) orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami dan adalah mereka dahulu orang-orang yang berserah diri. Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan. (QS. Az-Zukhruf [43]: 69-70),

7. Tempat yang aman dan mata air yang terus mengalir. Allah berfirman : 
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam syurga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (QS. Al-Hijr [15]: 45).
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air; (QS. Ad-Dukhan [44]: 51-52).
مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا تِلْكَ عُقْبَى الَّذِينَ اتَّقَوْا وَعُقْبَى الْكَافِرِينَ النَّارُ
Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman). mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti, sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. (QS. Ar-Ra’d [13]: 35).
8. Kekal di dalamnya. Allah berfirman 
الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلاً خَالِدِينَ فِيهَا لاَ يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلاً
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya. (QS. Al-Kahfi [18]:107-108), 
إِلاَّ الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ
Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal saleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar. (TQS. Hud [11]: 23).
9. Dipakaikan pakaian dari sutera dan gelang dari perak. Allah berfirman:
وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ
…dan pakaian mereka adalah sutera. (QS. Al-Hajj [22]: 23). 
يَلْبَسُونَ مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَقَابِلِينَ
Mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, (QS. Ad-Dukhan [44]: 53). 
وَجَزَاهُمْ بِمَا صَبَرُوا جَنَّةً وَحَرِيرًا
Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutera, (QS. Ad-Dahr [76]: 12) 
عَالِيَهُمْ ثِيَابُ سُنْدُسٍ خُضْرٌ وَإِسْتَبْرَقٌ وَحُلُّوا أَسَاوِرَ مِنْ فِضَّةٍ
Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak,…(QS. Ad-Dahr [76]: 21).
10. Kenikmatan surga berupa pasangan hidup, bidadari yang cantik-cantik. Allah berfirman:
كَذَلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ
Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari. (QS. Ad-Dukhan [44]: 54),
فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ ثُلَّةٌ مِنَ الْأَوَّلِينَ
Berada dalam surga keni’matan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, (QS. Al-Waqiah [56): 12-13), 
إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا عُرُبًا أَتْرَابًا
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, (QS. Al-Waqiah [56): 35-37), 
مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ
Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (QS. Ath-Thur [52]: 20), 

فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ فَبِأَيِّ ءَالَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka ni`mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan. (QS. Ar-Rahman [55]: 56-58).
11. Kenikmatan surga berupa pelayan. Allah berfirman: 
يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, (QS. Al-Waqiah [56]: 17), 
وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ إِذَا رَأَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَنْثُورًا
Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. (QS. Al-Insan [76]: 19).

12. Kenikmatan surga berupa perkakas. Allah berfirman:
إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ
Sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS. Al-Hijr [15]: 47), 
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ
Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala… (QS. Al-Zukhruf [43]: 71), 
عَلَى الأَرَائِكِ يَنْظُرُونَ
Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. (QS. Al-Muthafifin [83]: 23), 

بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِينٍ
Dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, (QS. Al Waqiah [56]: 18), 
مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الأَرَائِكِ
Di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan,… (QS. Al-Insan [76]: 13),
وَيُطَافُ عَلَيْهِمْ بِآنِيَةٍ مِنْ فِضَّةٍ وَأَكْوَابٍ كَانَتْ قَوَارِيرَ
Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca, (QS. Al-Insan [76]: 15), 
عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ
Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. (QS. Al-Waqiah [56]: 15-16), 
وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ
Dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. (TQS. Al-Waqiah [56]: 34), 
فِيهَا سُرُرٌ مَرْفُوعَةٌ وَأَكْوَابٌ مَوْضُوعَةٌ وَنَمَارِقُ مَصْفُوفَةٌ وَزَرَابِيُّ مَبْثُوثَةٌ
Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan, dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya), dan bantal-bantal sandaran yang tersusun, dan permadani-permadani yang terhampar. (QS. Al-Ghasyiyyah [88]: 13-16), 
مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَصْفُوفَةٍ
Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan... (QS. At-Thur [52]: 20), 

مُتَّكِئِينَ عَلَى فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra… (QS. Ar-Rahman [55]: 54).
13. Kenikmatan surga berupa hawa udara yang sedang. Allah berfirman:
لاَ يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلاَ زَمْهَرِيرً وَدَانِيَةً عَلَيْهِمْ ظِلاَلُهَا
…Mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan. Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka… (QS. Al-Insan [76]: 13-14).

14. Kenikmatan surga berupa perkara-perkara yang diinginkan. Allah berfirman: 
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الْأَنْفُسُ وَتَلَذُّ الْأَعْيُنُ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya." (TQS. Al-Zukhruf [43]: 71), 
وَلَهُمْ مَا يَشْتَهُونَ
Sedang untuk mereka sendiri (mereka tetapkan) apa yang mereka sukai (yaitu anak-anak laki-laki). (QS. An-Nahl [16]: 57),

وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ
…Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan … (TQS. Al-Fushilat [41]: 31), 

إِنَّ الَّذِينَ سَبَقَتْ لَهُمْ مِنَّا الْحُسْنَى أُولَئِكَ عَنْهَا مُبْعَدُونَ لاَ يَسْمَعُونَ حَسِيسَهَا وَهُمْ فِي مَا اشْتَهَتْ أَنْفُسُهُمْ خَالِدُونَ
Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka, mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal dalam meni`mati apa yang diingini oleh mereka. (QS. Anbiya [21]: 101-102).
Diantara perkara-perkara yang dijaga Allah dari ahli surga dan akan dijaukan dari mereka adalah:
15. Rasa dengki. Allah berfirman: 
وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, … (QS. Al-Hijr [15]: 47).

16. Kepayahan dan kelelahan. Allah berfirman:
يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ
Mereka tidak merasa lelah di dalamnya… (QS. Al-Hijr [15]: 48).

17. Tidak ada rasa takut dan sedih. Allah berfirman: 
يَاعِبَادِ لاَ خَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلاَ أَنْتُمْ تَحْزَنُونَ
Hai hamba-hamba-Ku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati. (QS. Az-Zukhruf [43]: 68).
18. Kenikmatan surga adalah kenikmatan abadi yang tidak akan sirna. Para penghuni surga tidak akan keluar dari dalamnya. Dalil atas hal ini adalah firman Allah:
وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ
…Mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (QS. Al-Hijr [15]: 48), 
وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
…Dan kamu kekal di dalamnya. (QS. Az-Zukhruf [43]: 71), 
لاَ يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلاَّ الْمَوْتَةَ الأُولَى وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka, (QS. Ad-Dukhan [44]: 56), 
وَهُمْ فِي مَا اشْتَهَتْ أَنْفُسُهُمْ خَالِدُونَ
…Mereka kekal dalam meni’mati apa yang diingini oleh mereka. (QS. Al-Anbiya [21]: 102).

0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online