Wanita muslim mengutarakan perasaan pada lawan jenis

Tela'ah problematika Wanita muslim "apakah boleh atau tidak mengutarakan perasaan pda lawan jenis" ????

Islam itu adalah sebuah ideologi,Islam itu sebuah jawaban permasalahan manusia di dunia.Islam itu sebuah falsafah kehidupan dimana konsep2 Yang diturunkan Allah akan slalu memperbaiki sektor2 kehidupan manusia.
Dan sektor2 kehidupan manusia yang membutuhkan sebuah problem solving ada yang subtansi ada yang tidak,ada yang ber skala makroo ada yg ber skala mikroo.Tapi tdak ada salahnya qt memahami smuanya.krna jika qt tw kebenran konsepsi Islam mka kita akan tw bgmn cra melangkah.krna setiap lngkah kaki manusia tergantung pengetahuan pola pikir dan traumatis masing2 diri.

Dlam hal ini kami akn membahas mslah ke wanitaan,yakni permasalahan perasaan.
"wanita muslim,boleh atau tidak mengutarakan perasaan"
1.Sudut pandang jawa ; wanita itu adalah mutiara,dya hrus kalem,alus,dia adlah harta terpendam.Wanita itu sebuah junjungan,tdak boleh semena mena dlm ber sikap.Fakta ini sngat jelas,krna budaya jawa sndiri 90% dipengaruhi oleh pola pikir hindu.Intinya ; wanita akan khilangan harkat dan martabatnya jk mengutarakan perasaan
2.Sudut pndang anak alay zaman skrag ; wanita iku mahal,isin rek klo smpai mengutarakan perasaan.seng butuh kan laki2,mosok yo perempuan yg mengutarakan.Intinya wanita tidak boleh mengutarakan.
3.Dlam ajaran islam ortodok,wanita itu hrus tabaruj yakni memalingkan pndangan.jadi sngat jelas,,,jika memandang laki2 sja tidak boleh bgmana bisa menyatakan perasaan.Intinya aliran ini menganggap mengutarakan perasaan dri akhwat ke ikhwan jelas tidak boleh

Ini pendapat saya ;
Allah telah meletakkan basic sebuah organisasi di arab = nama organisasi itu adalah Islam.dengan Rasulullah Muhammad sbgai Amir nya (presidennya).
Beliau menata sistem2 kehidupan disana,mulai dri ;
-potilik yg islami
-hukum yg islami
-sosial budaya yg islami
-hingga bisnis yg islami dll

Tidak lupa,beliau jga mengatur sbuah organisasi kecil.yang menopang sebuah negara yg baru berkembang saat itu.Organisasi yg dimaksud adlah kluarga.
Sebelum kluaga terjadi mka ada yg namanya proses menyatukan dua hamba Allah "lebih simple nya adalah pacaran".
secara teknis Rasul tidak pernah mengatur ini karna mugkin dlu msalah ini bkan hal yg substansi,krn Rasul terlalu fokus dengan perkembangan islam.
Tp dlam prakteknya ; Rasul dijodohkan Umar dngan anaknya Hafsah. Rasul dijodohkan abu bakar dengan anaknya Aisyah dll.Rasul jg pernah menjodohkan wnita2 muslim lain.Sempat ada sahabat bilal seorag akhwat yg mengutarakan perasaan ke ikhwan dan Rasul tdk memperkarakan itu.Sebatas itu masih dalam syariah islam,sebatas posisi dan tujuan mreka adalah utk membangun kluaga yg toyibah yg mampu menjadi penopang negara islam yg toyibah.

Jadi sngat wajar jika perempuan mengutarakan perasaan k laki2,,,asal memang secara tujuan dan prakteknya msih dikatakan toyibah atau baik.
Klo msalah adat jawa dan pola pikir anak alay diatas sya pikir itu hnyalah cara pandang mereka terhadap msalah,cbalah kita berpikir tentang cara pandang Allah ketika mencoba menyelesaikan mslah Rasul.Jadi jngan menggunakan cra pandang sndiri utk memecahkan msalah.

Smoga bermanfaat bagi wanita2 muslim

dari: Dani Camers
0 komentar


0 komentar:

Posting Komentar

 

Bersama Belajar Islam | Pondok OmaSAE: Bersama mengkaji warisan Rasulullah saw | # - # | Pondok OmaSAE : Belajar Agama via online